BANDAR36 – Tim nasional Italia atau Azzurri merupakan salah satu raksasa sepak bola dunia dengan sejarah panjang dan prestasi gemilang. Empat gelar Piala Dunia menjadi bukti bahwa Italia pernah berada di puncak kejayaan. Namun dalam satu dekade terakhir, performa mereka mengalami penurunan yang cukup signifikan.
Sorotan terbesar tentu adalah kegagalan Italia lolos ke dua edisi Piala Dunia berturut-turut, yakni 2018 dan 2022. Kini muncul pertanyaan besar: apakah Italia akan kembali gagal di Piala Dunia 2026?
Dua Kegagalan yang Mengguncang Dunia Sepak Bola
Kegagalan pertama terjadi pada Piala Dunia 2018 di Rusia. Italia harus tersingkir di babak play-off setelah kalah dari Swedia. Ini menjadi momen bersejarah yang pahit karena Italia absen dari Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1958.
Alih-alih bangkit, Italia justru kembali mengalami nasib serupa pada kualifikasi Piala Dunia 2022. Mereka secara mengejutkan kalah dari Makedonia Utara di babak play-off. Kekalahan dramatis ini membuat Italia kembali absen dari turnamen terbesar dunia tersebut.
Dua kegagalan ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai kondisi sepak bola Italia secara keseluruhan.
Penyebab Utama Keterpurukan Italia
1. Regenerasi yang Tidak Maksimal
Italia mengalami kesulitan dalam menciptakan generasi baru pemain berkualitas. Banyak pemain muda belum mampu menggantikan peran senior secara konsisten.
2. Minimnya Striker Tajam
Salah satu masalah paling nyata adalah lini depan. Italia kekurangan penyerang kelas dunia yang mampu menjadi pembeda dalam pertandingan penting.
3. Ketergantungan pada Sistem Lama
Gaya bermain defensif khas Italia mulai kurang relevan di era sepak bola modern yang lebih cepat dan menyerang.
4. Persaingan Liga Domestik
Serie A masih kompetitif, namun klub-klub cenderung mengandalkan pemain asing. Hal ini menghambat perkembangan pemain lokal.
Ironi: Juara Euro Tapi Gagal ke Piala Dunia
Menariknya, di tengah keterpurukan tersebut, Italia berhasil menjuarai Euro 2020. Kemenangan ini menunjukkan bahwa kualitas mereka sebenarnya masih ada.
Namun, keberhasilan itu tidak diiringi konsistensi. Setelah menjadi juara Eropa, Italia justru kembali gagal tampil di Piala Dunia. Ini menjadi ironi besar dalam dunia sepak bola.
Peluang Italia di Piala Dunia 2026
Lalu, bagaimana dengan peluang Italia di Piala Dunia 2026?
1. Format Baru yang Lebih Longgar
Piala Dunia 2026 akan diikuti oleh 48 tim, lebih banyak dibandingkan edisi sebelumnya. Ini memberikan peluang lebih besar bagi negara-negara Eropa, termasuk Italia, untuk lolos.
2. Generasi Baru Mulai Muncul
Italia kini mulai memunculkan talenta muda yang menjanjikan. Dengan pembinaan yang tepat, generasi ini bisa menjadi tulang punggung tim di masa depan.
3. Evaluasi Besar-besaran
Setelah dua kegagalan, federasi sepak bola Italia mulai melakukan evaluasi dan perbaikan sistem, termasuk dalam hal pelatihan dan strategi.
Apakah Italia Akan Gagal Lagi di 2026?
Secara realistis, kemungkinan Italia gagal lagi di Piala Dunia 2026 tergolong kecil—tetapi bukan tidak mungkin.
Dengan format baru yang lebih longgar, Italia sebenarnya memiliki peluang yang jauh lebih besar untuk lolos. Namun, jika masalah lama seperti kurangnya striker tajam, inkonsistensi performa, dan tekanan mental tidak segera diperbaiki, risiko kegagalan tetap ada.
Sepak bola modern sangat kompetitif, dan kejutan seperti kekalahan dari tim yang lebih lemah bisa saja terulang.
Kegagalan Italia di dua Piala Dunia berturut-turut merupakan peringatan serius bahwa bahkan tim besar pun bisa terpuruk jika tidak beradaptasi.
Namun, peluang untuk bangkit tetap terbuka lebar. Dengan adanya format baru, generasi muda, serta perbaikan sistem, Italia memiliki kesempatan besar untuk kembali ke panggung dunia pada 2026.
Kini semua bergantung pada bagaimana mereka memanfaatkan waktu dan melakukan perubahan. Apakah Italia akan kembali berjaya, atau justru mencatat kegagalan ketiga? Dunia sepak bola menunggu jawabannya.
